Sejarah

25 April 2017

Direktorat Jenderal Penempatan dan Pembinaan Tenaga Kerja atau yang disingkat Ditjen Binapenta, merupakan salah satu Direktorat Jenderal yang berada pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dalam fungsinya Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan merupakan ujung tombak Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi didalam melakukan penyelesaian pengentasan penggangguran baik didalam negeri maupun didalam negeri. Banyak hal yang sudah dilakukan oleh Ditjen Binapenta didalam membantu dari awal berdiri sampai saat sekarang didalam melaksanakan program-program pemerintah, walaupun didalam sejarahnya Direktorat Jenderal Binapenta mengalami berbagai perubahan sesuai dengan kebutuhan organisasi di masanya.

Pada perjalanannya Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) mengalami perubahan baik didalam nomenklatur maupun struktur organisasi namun tidak mengurangi tugas dan fungsi dari Ditjen Binapenta didalam melaksanakan tugasnya untuk membantu Kementerian didalam melaksanakan tugas- tugasnya.


Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 1973, Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penggunaan Tenaga Kerja kemudian pada tahun 1975 berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Koperasi Nomor : KEP-1000/MEN/1975, Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penggunaan Tenaga Kerja bertransformasi menjadi Direktorat Jenderal Binaguna, Direktorat Jenderal ini memiliki 5 unit eselon II dan membawahi Kanwil-kanwil Ditjen Binaguna dan Kantor-Kantor Binaguna di seluruh Indonesia.

Pada tahun 1984 tahun pertama Repelita IV Direktorat Jenderal Binaguna bertransformasi kembali menjadi Direktorat Jenderal Binapenta berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor : KEP-199/MEN/1984, Direktorat Jenderal Binapenta terdiri dari 6 (enam) unit eselon II dan membawahi Kanwil-Kanwil Departemen Tenaga Kerja di wilayah Indonesia, pada tahun ke empat Departemen Tenaga Kerja mengalami perampingan sehingga menjadi Empat unit eselon I dan menjadi dua Direktorat Jenderal yaitu Direktorat Jenderal Binapenta dan Direktorat Jenderal Binawas berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor : KEP-525/ MEN/1988.

Pada tahun 2002 Departemen Tenaga Kerja bergabung kembali dengan Departemen Transmigrasi dan berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor : KEP.219/MEN/2002 Direktorat Jenderal Binapenta dipisahkan menjadi dua Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri dan Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri. Sampai dengan tahun 2005 Ditjen Binapenta masih dipisahkan menjadi dua Direktorat Jenderal sesuai dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor : PER.14/MEN/VII/2005.

Pada tahun 2007 Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi sesuai dengan Permenakertrans Nomor : PER 05/MEN/IV/2007, tentang Organisasi dan tatakerja Departemen Tenaga Kerja dan Tranmigrasi. Direktorat Jenderal Binapenta Kembali dibentuk dan terdiri dari Enam unit Eselon II yang terdiri dari Direktorat Pengembangan Pasar Kerja, Direktorat Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri, Direktorat Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri, Direktorat Pengembangan Kesempatan Kerja, Direktorat Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing dan Sekretariat Ditjen yang mengkordinir lima unit eselon II lainnya.

Pada tahun 2009 berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara, mengubah semua bentuk Departemen, Kantor Menteri Negara dan Kantor Menteri Koordinator menjadi Kementerian Negara. Sehingga nomenklatur Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi berubah menjadi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Sesuai Peraturan Presiden tersebut sehingga Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi merestrukturisasi kembali Organisasi berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor : PER 12/MEN/VIII/2010, Sehingga Direktorat Jenderal Binapenta Terdiri dari Tujuh Unit Eselon II yang terdiri dari Direktorat Pengembangan Pasar Kerja, Direktorat Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri, Direktorat Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri, Direktorat Perluasan Kesempatan Kerja dan Pengembangan Kesempatan Tenaga Kerja Sektor Informal, Direktorat Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing, Balai Besar Perluasan Kesempatan Kerja Lembang, dan Sekretariat Ditjen yang membawahi Enam unit eselon II lainnya.

Pada Tahun 2015, sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja terdiri dari 6 Direktorat yaitu Sekretariat Direktorat Jenderal, Direktorat Pengembangan Pasar Kerja, Direktorat Penempatan Dalam Negeri, Direktorat Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri, Direktorat Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja, Direktorat Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing dan 1 Balai Besar yaitu sesuai dengan Permenaker Nomor 24 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja.

Copyright © 2016 Ditjen Binapenta dan PKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia