Loading

TKI Indonesia Akhirnya Terima Gaji Hampir Setengah Miliar

12 January 2017


TKI Indonesia Akhirnya Terima Gaji Hampir Setengah Miliar

Tenaga Kerja Indonesia Juariah Mastara akhirnya bisa bernafas lega. Sebab, majikannya menepati janji untuk menyerahkan sisa gajinya. Tim Perlindungan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah yang terdiri Staf Teknis Ketenagakerjaan, Hertanto Setyo, bersama dengan dua orang staf, Dadi Muksin, dan Musa Hasan Sab’ie, melakukan pertemuan secara kekeluargaan dengan pihak majikan Juariah di Kantor Kepolisian Taif, Senin, 9 Januari 2017, malam.

Staf Teknis Ketenagakerjaan bertemu untuk membicarakan hak-hak Juariah dengan majikannya yang bernama Khaled Muhammad Al Osaimi. Setelah berdiskusi lebih lanjut, sang majikan menepati janji dan berkeinginan untuk datang bersama anaknya, Ahmad Khaled Al Osaimi ke kantor kepolisian Taif malam hari waktu setempat.

Atas bantuan dan kerja sama baik dengan pihak berwenang di Taif dan komunikasi yang baik dengan majikan, akhirnya majikan menyerahkan sisa gaji Juariah senilai 131.400 riyal Saudi atau senilai Rp. 459.900.000,-. Penyerahan sisa gaji oleh majikan kepada Tim Perlindungan KJRI Jeddah dilakukan di lokasi pertemuan, yaitu Kantor Kepolisian Taif, di hadapan  Letnan Kolonel Abdullah Bakheet AlZahrani dan Letnan Omar Al Shehri.

Juariah Mastara adalah Tenaga Kerja Indonesia yang dinyatakan hilang kontak dengan keluarganya selama 19 tahun, semenjak dirinya berangkat pada tahun 1997 ke Arab Saudi untuk bekerja. Ia berhasil ditemukan oleh Tim Perlindungan WNI KJRI Jeddah di penghujung 2016 di Distrik Al-Qaim di daerah Taif, yang berjarak sekitar 200 km dari KJRI Jeddah. Untuk berita lebih lanjutnya dapat dilihat di sini (RI)


Berita Terkait

Lihat lainnya...